Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

TUGAS (4) -Akuntansi Keuangan Menengah 2

E13-17 (Provisi dan Kontijensi)Disajikan di bawah ini adalah tiga situasi independen. jawab pertanyaan di akhir setiap situasi.

  1. Selama 2010, Maverick Inc. terlibat dalam sengketa pajak dengan pemerintah. Pengacara Maverick telah mengindikasikan bahwa mereka percaya ada kemungkinan bahwa Maverick akan kehilangan perselisihan ini. Mereka juga percaya bahwa Maverick harus membayar pemerintah antara $800,000 dan $1,400,000 setelah laporan keuangan 2010 dikeluarkan, kasus itu diselesaikan dengan pemerintah senilai $1,200,000. Berapa jumlah, jika ada, yang harus dilaporkan sebagai pertanggungjawaban atas sengketa pajak ini pada tanggal 1 oktober 2010?
  2. pada 1 Oktober 2010, kimia holmgren diidentifikasi sebagai pihak yang berpotensi bertanggung jawab oleh badan pengatur lingkungannya. Manajemen Holmgren bersama dengan penasihatnya telah menyimpulkan bahwa ada kemungkinan Holmgren akan bertanggung jawab atas kerusakan adalah $ 6000.000. Polis asuransi Holmgren sebesar $ 9.000.000 memiliki klausul dikurangkan dari $ 500.000. Bagaimana seharusnya holmgren kimia melaporkan informasi ini dalam laporan keuangannya pada tanggal 31 desember 2010?
3.      Shinobi inc. memiliki pabrik manufaktur di darfur, yang hancur dalam perang sipil. belum diketahui siapa yang akan mengkompensasi shinobi untuk penghancuran ini, tetapi shinobi telah diyakinkan oleh pejabat pemerintah bahwa ia akan menerima jumlah yang pasti untuk pabrik ini. Jumlah kompensasi akan kurang dari nilai wajar dari pabrik tetapi lebih dari nilai bukunya. bagaimana seharusnya kompensasi disiapkan dilaporkan pada laporan keuangan shinobi inc. ?
Jawaban:
1.      IASB mensyaratkan bahwa, ketika beberapa jumlah dalam kisaran kerugian yang diharapkan muncul pada saat itu menjadi perkiraan yang lebih baik daripada jumlah lain dalam rentang, jumlah tersebut diakrualkan. Ketika tidak ada jumlah dalam kisaran adalah perkiraan yang lebih baik daripada jumlah lain, nilai yang diharapkan (titik tengah kisaran) harus digunakan. Dalam hal ini, oleh karena itu, Maverick Inc. akan melaporkan kewajiban sebesar $ 1.100.000 pada tanggal 31 Desember 2010.2.      Kerugian harus diakrualkan sebesar $ 6.000.000. Potensi pemulihan asuransi adalah aset kontingen — tidak dicatat sampai diterima. Menurut IFRS, klaim untuk pemulihan hanya dapat dicatat jika pemulihan dianggap hampir pasti.3.      Ini adalah aset kontingen karena jumlah yang akan diterima akan melebihi nilai buku dari pabrik. Aset kontingen tidak dicatat dan diungkapkan hanya ketika probabilitas tinggi bahwa aset kontingen akan menjadi kenyataan. E13-22 (
Share:

TUGAS (3) -Akuntansi Keuangan Menengah 1

UTS AKUNTANSI KEUANGAN I
SOAL; 5
TAKE HOME, DIKUMPULKAN HARI SELASA JAM 9 PAGI
  1. Badan penyusunan standar telah mengeluarkan sejumlah pernyataan otoritatif. Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang disediakan di bagian atas, dengan deskripsi pernyataan tersebut dibagian bahwah.
Tugas: pasangkan deskripsi dengan pernyataan yang sesuai
Deskripsi: a. ……… posisi staf
  1. ……… interpretasi (dari dewan standar akuntansi keuangan)
  2. ……… laporan EITF
  3. …….. pernyataan konsep akuntansi keuangan
pernyataan
  1. Menetapkan tujuan dan konsep dasar yang akan digunakan untuk mengembangkan standar dimasa yang akan datang.
  2. Dokumen utama FASB yang digunakan untuk menetapkan GAAP
  3. Memberikan panduan tambahan pada pelaksaan atau penerapan standar atau interpretasi FASB
  4. Memberikan panduan tentang cara mencatat transaksi keuangan yang baru dan tidak biasa yang berpotensi menciptakan keragaman dalam praktik pelaporan keuangan.
  5. Mencerminkan ekstensi atau modifikasi standar yang ada.
  6. Pembangkit listrik tenaga air PLTA MUSI akan melakukan mothballing pada akhir masa pakainya (20 tahun) dengan biaya besar. Akuntan Fafa Co berpendapat apakah lebih baik untuk mengalokasikan biaya mothballing selama 20 tahun kedepan atau mengabaikan sampai mothballing terjadi?
Tugas: A. Apa yang harus dipertimbangkan oleh pemangku kepentingan? B. Apa masalah etis, jika ada, yang mendasari perselisihan tersebut. C. Apa saja alternatif yang harus dipertimbangkan? D. Nilailah konsekuensi dari alternatif tersebut! E. Keputusan apa yang akan anda rekomendasikan?
  1. Carilah dalam laporan keuangan lampiran dari soal ini hal2 sebagai berikut(LK Mark n Spencer):
  2. Berapa total aset perusahaan pd tanggal 31 maret 2007 dan 1 april 2006
  3. Berapa kas dan setara kas yang dimiliki pada 31 maret 2007
  4. Berapa beban penjualan dan pemasaran pada tahun 2007 dan 2006
  5. Berapa pendapatan pada tahun 2007 dan 2006
  6. Identifikasi pos yang mungkin membutuhkan jurnal penyesuaian untuk pembayaran dimuka dan akrual
  7. Berapa jumlah beban penyusutan dan amortisasi pada tahun 2006 dan 2007
  8. Bagian keuangan perusahaan ABC sedang menyusun laporan keuangan perusahaan pada akhir tahun. Saat ini ia berfokus pada laporan laba rugi dan menentukan format laporan keuangan LR komprehensif. Selama tahun berjalan, perusahaan memperoleh laba neto sebesar Rp 5.000.000.000 dan memiliki keuntungan yang belum direalisasikan atas efek ekuitas non trading sebesar Rp.160.000.000. pada tahun sebelumnya laba neto nya adalah Rp. 5.500.000.000, dan perusahaan tidak memiliki keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi. 1.Tunjukkan bagaimana pendapatan dan laba rugi komprehensif akan dilaporkan secara komparatif untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya, dengan menggunakan format laporan laba rugi sendiri. 2. Dan bagaimana laporan laba rugi komprehensif akan dilaporkan secara komparatif untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya dengan menggunakan format laba rugi komprehensif. 3. Format apa yang seharusnya direkomendasikan?
  9. Dari laporan keuangan Unilever di Lampiran, berapa persen kenaikan dalam pendapatan 2007-2008, berapa persentase penyusutan dan amortisasi pada arus kas operasional tahun 2007-2008.
Share:

TUGAS (2) -Hukum Bisnis

Kasus 3.2
  1. Apa yang dapat dilakukan seorang debitur yang di tuduh lalai melaksanakan prestasi?
Berdasarkan pasal 1234 KUH Perdata prestasi adalah seseorang yang menyerahkan sesuatu, melakukan sesuatu, dan tidak melakukan sesuatu. Sementara seseorang atau badan yang dikatakan lalai melaksanakan prestasi berarti seseorang tersebut telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji terhadap kontrak yang telah disepakati.
Dalam kasus ini, apabila seorang debitur dituduh melakukan kelalaian prestasi, maka debitur tersebut dapat membela diri dengan mengajukan beberapa macam alasan untuk membebaskan dirinya dari hukuman tersebut. Pembelaan tersebut ada 3 macam yaitu :
  1. Mengajukan tuntutan adanya keadaan memaksa (overmacht atau force majeure). Dengan mengajukan pembelaan ini debitur berusaha menunjukkan bahwa tidak terlaksananya apa yang dijanjikan diesebabkan hal yang sama sekali tidak diduga dan debitur tidak dapat berbuat apa-apa terhadap peristiwa diluar dugannya terserbut (bukan kelalaiannya). Debitur tidak dapat dikatakan salah dan tidak berhak dijatuhi sanksi atas kelalaian. Sesuai dengan pasal 1244 dan 1245 KUH Perdata yang didasari atas pemikiran bahwa keadaan memaksa adalah alasan untuk dibebaskan dari kewajiban membayar ganti rugi. Pasal 1244 KUH Perdata berbunyi: “Jika ada alasan untuk itu, si berutang harus dihukum mengganti biaya, rugi dan bunga apabila ia tak dapat membuktikan, bahwa hal tidak atau tidak pada waktu yang tepat dilaksanakannya perikatan itu, disebabkan suatu hal yang tak terduga, pun tak dapat dipertanggungjawabkan padanya, kesemaunya itu pun jika itikad buruk tidaklah ada pada pihaknya”. Selanjutnya Pasal 1245 KUH Perdata berbunyi: “Tidaklah biaya rugi dan bunga, harus digantinya, apalagi lantaran keadaan memaksa atau lantaran suatu kejadian tak disengaja si berutang beralangan memberikan atau berbuat sesuatu yang diwajibkan, atau lantaran hal-hal yang sama telah melakukan perbuatanyang terlarang.”
Berdasarkan kedua pasal tersebut sangatlah jelas bahwa debitur dapat membela diri dibebaskan dari mengganti kerugian atas kelalaian yang dituduhkan padanya apabila ingkar janji yang dilakukannya benar-benar timbul dari keadaan yang diluar dugaanya (keadaan memaksa) dalam artian debitur terpaksa tidak dapat menepati janjinya. Debitur harus mampu membuktikan terjadinya hal yang tidak dapat diduganya dan dipertanggung jawabkannya, sehingga perjanjian tidak dapat dilaksanakan tersebut. Dengan kata lain, apabila prestasi tidak dilaksanakan debitur dianggap salah kecuali, ia membuktikan bahwa ia tidak salah membuktikan jeadaan memaksa adalah kewajiban debitur.
Wanprestasi atas keadaan memaksa dapat terjadi karena 2 hal :
  1. Objek perikatan musna (objective overmacht). Jika benda musnah sama sekali, maka sifatnya abadi dan perikaran menjadi hapus dan
  2. Kehendak debitur utnuk melakukan prestasu terhalang (relative overmacht). Sifatnya sementara karane bias disebabkan bencana alam atau keadaan perang.
Suatu peristiwa dapat dianggap sebgai suatu keasaan memaksa atau tidak didasarkan pada hasil pembuktian pada pemeriksaan kasasi.
  1. Exceptio non adimpleti contractus (si berpiutang juga lalai). Dengan pembelaan ini debitur yang dituduh lalai dan dituntut ganti rugi. Dapat mengajukan didepan hakim bahwa kreditur sendiri juga lalai atau tidak menepati janjinya. Hal ini berlaku dalam perjanjian timbal balik, dimana suatu asas akan dianggap ada apabila kedua belah pihaknya melakukan kewajibannya. Jika dalam perjanjian ternyata kedua pihak melanggar, maka pihak 1 nya dalam hal ini debitur dibolehkan tidak melaksanakan perjanjian selama dapat mengatakan “kamu dulu yang tidak melakukan perjanjian maka jangan menuntut saya” karena suatu perjanjian itu dibuat oleh 2 pihak untuk kepentingan bersama dan dilakukan dengan itikad yang baik.
  2. Pelepasan hak (rechtsverwerking) alasan bagi debitur untuk membebaskan diri dari tuduhan lalai dan mengganti kerugian serta memberikn alasan untuk menilai pembuatan perjanjian yang dimaksudkan dimana sikap diatur menyimpulkan pihak kreditur sudah tidka menuntut ganti rugi.
Share:

TUGAS (1) -Akuntansi Perbankan

Annisa adalah nasabah pemilik rekening giro PT. Bank Bima Surabaya. Saldo rekening Giro Annisa per 31 Maret 2006 adalah sebesar Rp. 10.000.000,-. Mutasi rekening Giro Annisa di PT. Bank Bima Surabaya selama bulan April 2006 sebagai berikut :

  1. Pada tanggal 01 April 2006, Annisa setor Bilyet Giro yang diterbitkan oleh PT. Bank ABC Surabaya sebesar Rp. 20.000.000,- setoran kliring ini dapat ditagihkan sore harinya.
  2. Pada tanggal 06 April 2006, Annisa menarik cek No. CA 1104 di PT. Bank Bima sebesar Rp. 6.000.000,- Pada hari yang sama menerima kiriman uang dari Bank Bima cabang Malang sebesar Rp. 5.000.000,-
  3. Pada tanggal 11 April 2006, Annisa setor Bilyet Giro yang diterbitkan oleh Bank XYZ sebesar Rp. 10.000.000,- . Ini merupakan setoran kliring dan setoran kliring berhasil ditagihkan ( kliring efektif ) pada hari yang sama.
  4. Tanggal 16 April 2006, terdapat penarikan Bilyet Giro No. GA 1214 melalui Bank BCA Surabaya sebesar Rp. 17.500.000,-
  5. Tanggal 21 April 2006, Annisa setor tunai sebesar Rp. 15.000.000,-
  6. Tanggal 23 April 2006, Annisa transfer ke Bank XYZ sebesar Rp. 5.000.000,- dengan mendebit rekening Gironya.
  7. Pada tanggal 26 April 2006 Annisa mendapat kiriman uang dari bank XYZ sebesar Rp. 7.000.000,- untuk keuntungan rekening Giro Annisa
  8. Pada tanggal 28 April 2006, terdapat penarikan kliring melalui Bank XYZ Surabaya sebesar Rp. 10.000.000,- atas beban rekening Giro Annisa.
  9. Tanggal 30 April 2006 , terdapat transfer masuk untuk keuntungan rekening Giro Annisa dari bank lain sebesar Rp. 8.000.000,-
Keterangan :
Jasa Giro per tahun 3% dan pajak atas jasa giro 20%
Pertanyaan :
  1. Buatlah Jurnal – Jurnal yang dibuat oleh PT. Bank Bima Surabaya.
  2. Buatlah Laporan Rekening Giro Annisa per 30 April 2006



Saldo rekening Tabungan Ira per 31 Maret 2006 sebesar Rp. 10.000.000,- . Bunga bulan Maret setelah pajak sebesar Rp. 100.000,-
Data mutasi Tabungan Ira di Bank Bima selama bulan April 2006 adalah :
. Tanggal 01 April 2006, Ira setor tunai sebesar Rp. 10.000.000,-
. Tanggal 06 April 2006, Ira menarik secara tunai tabungannya sebesar Rp. 2.000.000,-
. Tanggal 11 April 2006, Ira setor cek Bank Bima sebesar Rp. 5.000.000,- untuk keuntungan atau menambah saldo tabungan ira. Sek tersebut efektif hari ini .
. Tanggal 13 April 2006, Ira mengirimkan uang ke Anti sebesar Rp. 5.000.000,- ke Bank Arjuna Surabaya atas beban rekening tabungannya . Biaya transfer sebesar Rp. 10.000,-
. Tanggal 21 April 2006, Ira menerima kiriman uang dari PT. Bank Niaga Surabaya sebesar Rp. 5.000.000,- untuk keuntungan rekening tabungannya.
. Tanggal 23 April 2006, terdapat pembayaran tagihan kartu kredit sebesar Rp. 1.000.000,-
.  Tanggal 26 April 2006, Ira menarik tunai tabungannya sebesar Rp. 1.000.000,-
. Tanggal 28 April 2006, debit rekening tabungan untuk membayar angsuran kredit sebesar
Rp. 2.500.000,- .
. Tanggal 30 April 2006, beban administrasi ATM sebesar Rp. 5.000,-
. Keterangan : Bunga Tabungan 6 % per tahun dan pajak 20%
Pertanyaan :
  1. Buatlah Jurnal yang diperlukan atas mutasi tabungan Ira selama bulan April 2006.
  2. Hitunglah bunga tabungan Ira untuk bulan April 2006, dan buatlah jurnal yang diperlukan , termasuk jurnal penyesuaiannya .
Share:

Business

Popular

Arsip Blog

Recent Posts